Berkualitas, Berprestasi, Bersinergi 2019 / 2020


ANTROPOSFER

Kategori: XI-IPS - Senin, 10 Oktober 2016 - dilihat 2007 kali

ANTROPOSFER

Tujuan Pembelajaran.

Setelah mempelajari bab ini siswa diharapkan dapat:

  1. Menganalisis fenomena antroposfer
  2. Menganalisis aspek-aspek kependudukan
  3. Melakukan penghitungan demografi
  4. Menguraikan karakteristik demografi suatu wilayah atau negara.

 

Materi

●• Jumlah Penduduk •●

Hal yang paling mendasar yang umum dijumpai dalam suatu negara berkembang adalah jumlah penduduk yang sangat besar. Dengan jumlah penduduk yang sangat tinggi tersebut akan melahirkan beragam masalah dalam kehidupan. Nah, kali ini kita akan membahas mengenai penduduk. Apa itu penduduk? dan apa faktor yang mempengaruhi jumlah peduduk? Untuk lebih jelasnya, mari kita simak pembahasan berikut ini.

       Penduduk adalah orang yang secara hukum berhak tinggal di dalam suatu daerah. Dengan kata lain, orang yang mempunyai surat resmi untuk tinggal di daerah tersebut. Unsur pembentuk suatu negara adalah:
● Rakyat (penduduk dan bukan penduduk).
● Wilayah, area yang menjadi teritorial negara.
● Pemerintah yang berdaulat.
● Adanya pengakuan dari negara lain.
       Dari keempat unsur tersebut, rakyat merupakan unsur pembentuk yang bersifat konstitutif atau mutlak. Sebab keberadaan rakyat akan memberikan pengaruh terhadap suatu wilayah, pemerintah, dan berlanjut kepada pengakuan. Jika tidak ada rakyat maka suatu negara tidak akan bisa berjuang mendapatkan kemerdekaan dan tidak akan mendapatkan pengakuan dari negara lain. Rakyat suatu negara meliputi penduduk dan bukan penduduk. Bukan penduduk adalah orang yang ada disuatu negara tapi tidak bermaksud untuk menetap atau tinggal di negara yang bersangkutan, sedangkan penduduk ialah orang yang mendiami suatu tempat dalam wilayah tertentu dengan tanpa melihat status kewarganegaraan yang dianut oleh orang tersebut. 
       Faktor yang mempengaruhi jumlah penduduk pada umumnya disebabkan oleh faktor demografi, terdiri dari kelahiran, kematian dan imigrasi.

A. Kelahiran

1. Fertilitas 
       Fertilitas atau Crude Birth Rate (CBR), yaitu jumlah bayi yang lahir setiap 1.000 penduduk dalam satu tahun. Fertilitas terbagi menjadi tiga golongan, yaitu:
● Golongan tinggi, lebih dari 30.
● Golongan sedang, antara 20-30.
● Golongan rendah, 20.
Rumus: CBR = L/P x 1000
L = Jumlah kelahiran selama setahun.
P = Jumlah penduduk pada pertengahan tahun.

2. Angka Kelahiran Umum
       Angka kelahiran umum atau General Fertility Rate (GFR), yaitu banyaknya kelahiran tiap 1.000 wanita yang berusia 15-49 tahun dalam satu tahun.
Rumus: GFR= L/W x 100
L = Bkelahiran selama satu tahun.
W = Banyaknya penduduk wanita yang berumur 15-49 tahun pada pertengahan tahun.

3. Angka Kelahiran Menurut Kelompok Umur Tertentu
       Angka kelahiran menurut kelompok umur tertentu atau Age Spacific Fertility Rate(ASFR), yaitu banyaknya kelahiran setiap 1.000 wanita pada kelompok umur tententu.
Rumus: ASFR = Ls/Ws x 1000
Ls = Bayi yang dilahirkan wanita umur tertentu.
Ws = Jumlah wanita pada umur tertentu pada pertengahan tahun.

B. Kematian

1. Moralitas
       Moralitas atauCrude Death Rate (CDR), yaitu jumlah kematian setiap 1000 penduduk dalam satu tahun. Moralitas ada tiga golongan, yaitu :
● Golongan rendah, antara 9-13.
● Golongan sedang, antara 14-18.
● Golongan tinggi, lebih dari 18.
Rumus : CDR = M/P x 1000
M = Jumlah kematian.
P = Jumlah penduduk pada pertengahan tahun.

2. Angka Kematian Menurut Umur 
       Angka kematian menurut umur atau Age Spacific Death Rate (ASDR), yaitu angka banyaknya kematian pada kelompok umur tertentu setiap 1000 penduduk dalam kelompok umur yang sama.
Rumus: ASDR = Ms/Ps x 1000
Ms = Jumlah kematian dari kelompok umur tertentu.
Ps = Jumlah penduduk umur tertentu pada pertengahan tahun.

3. Angka Kematian Bayi
       Angka kematian bayi atau Infrant Morality Rate (IMR), yaitu jumlah bayi yang mati setiap 1000 bayi yang lahir hidup dalam satu tahun.
Rumus : IMR = Mo/L x 1000
Mo = Jumlah kematian umur kurang dari satu tahun.
L = Jumlah kelahiran.

C. Migrasi Keluar dan Migrasi Masuk

Pertambahan penduduk terbagi menjadi tiga, yaitu:
1. Pertumbuhan Penduduk Sosial
       Pertumbuhan penduduk sosial (Sosial Increas), yaitu pertambahan penduduk yang disebabkan oleh kelahiran, kematian, dan migrasi. 
Rumus: Pt = Po + (N – M) + (MI – Mo)
Pt = Jumlah penduduk terakhir setaelah penambahan
Po = Penduduk permulaan sebelum penambahan
N = Natalitas 
M = Moralitas
MI = Migrasi masuk 
Mo = Migrasi keluar

2. Pertambahan Penduduk Alami
       Pertambahan penduduk alami (Natural Increase), yaitu pertambahan penduduk yang diperoleh dari selisih antara kelahiran dan kematian.
Rumus : P1 = Po + (N – M)

3. Pertambahan Penduduk Migrasi
       Pertambahan penduduk migrasi (net migration atau migrasi netto), yaitu pertambahan penduduk yang diperoleh dari selisih orang yang masuk dengan orang yang keluar.
Rumus : P1 = Po + (MI – Mo)


SELENGKAPNYA SILAHKAN DOWNLOD FILE BERIKUT....

LATIHAN SOAL ANTROPOSFER KLIK DISINI