Berkualitas, Berprestasi, Bersinergi 2019 / 2020


HIDROSFER

Kategori: X-IPS - Jum`at, 20 Maret 2020 - dilihat 161 kali

HIDROSFER

 

     KOMPETENSI INTI

 

   3.Memahami ,menerapkan,menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan,teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah

 

KOMPETENSI DASAR

 

3.6  Menganalisis hubungan antara manusia dengan lingkungan sebagai akibat dari dinamika  hidrosfera.

 

 

 

 

 


an

 

 

 

 

 

Siklus Air

 

 


1   Perairan darat

 

  1. Air Tanah

 

     Berdasarkan letaknya :

  • Air tanah permukaan/freatis yang letaknya diatas lapisan impermeable yang terletak dekat permukaan bumi.
  • Air tanah dalam/ artesis yang letaknya diantara lapisan impermeable (lapisan kedap air)

 

Keterangan option yang ditunjukkan dalam gambar  Air Tanah disamping :

  1. Air freatis
  2. Lapisan Imper meabel

A  Air sumur

B    Air Artesis.

C    Air sumur

D    Lapisan permukaan tanah

E     Alat Pengeboran sumur artesis

 

 

 

 

  1. Sungai : air yang mengalir di permukaan bumi dari daratan yang tinggi menuju ke daratan yang

            lebih rendah.

  • Bagian Sungai (hulu, hilir, Muara)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


  • Klasifikasi Sungai (Menurut Sumber airnya, Volume airnya, arah aliran terhadap kemiringan lereng, kecepatan erosi)
  • Sifat Sungai (Permanen, Musiman)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

POLA ALIRAN

 

  • Pola Aliran Sungai (Dendritik, Pinnate, Trelis, Radiasi Sentripetal, Anular, Radial Sentrifugal)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


    Gambar : Sungai Oxbow Lake

 

Gambar : Delta Sungai

 

  1. Danau : daerah ledok atau cekung di daratan yang luas

           (Jenis danau : tektonik, vulkanik,vulkanik-tektonik, karst)

 

 

Gambar : Danau Vulkanik Chounghai Cina                                        Gambar : Danau Gletser

 

 


Gambar : Danau Karst                                                         Gambar :  Danau Reservoir

 

 

  1. Rawa : Genangan air didaratan sebagai akibat letaknya lebih rendah sehingga airnya tidak

          dapat mengalir.

 

      Berdasarkan sifat airnya :

v  Rawa air tawar (terletak di pedalaman),

v  Rawa air asin (terletak dekat laut/pasang air laut),

v  Rawa air payau (terletak di sekitar muara sungai)

 

      Berdasarkan keadaan airnya :

v  Rawa yang airnya tidak mengalami pergantian

v   Rawa yang airnya mengalami pergantian

 

 

 

 

PERAIRAN LAUT

 

 

                                                      WILAYAH LAUT INDONESIA

 

 

 

 

 

 

POLA TYPE HUJAN DI INDONESIA

 

 

Bentangan Perairan Laut

 

  1. Klasifikasi Laut

 

Menurut Letaknya :

  • Laut Tepi, merupakan laut yang terletak di tepi benua contoh : Laut Bering
  • Laut Pertengahan, merupakan laut yang terletak diantara dua benua contoh : Laut Tengah
  • Laut Pedalaman merupakan laut yang hampir seluruhnya dikelilingi daratan. Contoh : Laut Hitam, Laut Kaspia

 

Menurut Terjadinya :

  • Laut Ingresi, merupakan laut yang sangat dalam di sebabkan penurunan dasar laut mis Laut Banda, Laut Flores
  • Laut Transgresi, merupakan laut yang terbentuk karena kenaikan permukaan air laut atau penurunan daratan secara perlahan sehingga luas laut bertambah mis dangkalan sunda dan sahul
  • Laut regresi merupakan laut yang terbentuk karena penyempitan laut atau pengangkatan daratan pada daerah luas dalam waktu geologi relatif pendek sehingga luas laut berkurang mis. Laut yang terjadi zaman diluvium (zaman es)

 

Berdasarkan Kedalamannya laut di bedakan beberapa zona :

o   Litoral, daerah antara garis air pasang dan air surut

o   Neritis, daerah yang mempunyai kedalaman rata2 200 m

o   Bathial, daerah yang mempunyai kedalaman antara 200- 1500 m

o   Abisal daerah yang sangat dalam seperti palung dan lubuk laut

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


  1. Relief Dasar Laut

 

ü  Continental Shelf (Landas Benua)

           Bagian dari laut yang paling tepi kedalamannya sampai 200 m

ü  Continental Slope (paparan benua)

              Bagian relief dasar laut yang berbatasan dengan continental

ü  Shelf, dimana dasar laut menurun cepat, kedalamannya

              antara 200-2500 m

ü  The Deep (Palung/Trench)

ü  Lubuk Laut (basin) merupakan dasar laut yang berbentuk

           seperti pasu atau membulat

ü  Palung Laut (trench) merupakan dasar laut dalam yang

                sempit memanjang dengan dinding yang sangat curam

üPunggung Laut merupakan deretan bukit yang ada di dasar Laut.

 

4. Salinitas : Kandungan kadar garam dalamAir laut (3,45  per mil : tiap 1 kg air laut   

                      mengandung  garam : 34,5 gram) atau  34,5 %

 


5. Warna Air Laut di sebabkan sebagai berikut :

      Putih (Es)

      Hijau (Gangang Hijau)

      Biru (Dispersi Sinar Matahari)

      Coklat (Sedimentasi/Lumpur)

      Hitam (Sedimentasi/Lumpur )

       Kuning (Sedimentasi /Lumpur)

 

 

 

 

 

 

 

6. Suhu Laut

 

      Proses terjadinya arus Termohalin : akibat adanya radiasi simar matahari yang intensif , suhu permukaan air laut di daerah khatulistiwa menjadi lebih tinggi di bandingkan dengan suhu air laut di daerah kutub. Akibat perbedaan suhu itu ,densitas 9kerapatan) air laut di khatulistiwa menjadi lebihj renggang .

 


7. Gelombang Laut : Gerakan air laut yang memiliki ketinggian.

 

      Faktor- faktor yang mempengaruhi terjadinya gelombang laut :

      a. kecepatan angin

      b. Lama angin bertiup

      c. Luas daerah tempat angin bertiup

      d. Kedalaman laut

     

      Proses terjadinya gelombang :

      a. angin bertiup di permukaan laut

      b. Adanya letusan gunung api

      c. Gempa bumi

 

 8. Arus Laut

      Arus Laut adalah gerakan molekul air laut yang pada umumnya dengan arah horisontal dan

                       vertikal.

 

      Faktor- faktor terjadinya arus laut

 

      a. Perbedaan suhu atau salinitas air laut

      b. Gerakan angin yang tetap arahnya sepanjang tahun

      c. Perbedaan tinggi permukaan air di laut

      d. Adanya rintangan Pulau atau Benua

      e. Up Welling dan Down Welling Curent

      f. Arus Panas dan Arus Dingin

     

     Persebaran arus laut di Dunia

 

      a. Disamudera Pasifik

  • Arus Utara Khatulistiwa (Utara)
  • Arus Oyashio (Utara)
  • Arus Khatulistiwa Selatan (Selatan)
  • Arus Australia Timur (selatan )
  • Arus sepanjang khatulistiwa

 

 

                                                                                       Peta Penyebaran Arus Panas dan Arus

                                                                                              Dingin di Dunia

 

 

 

  1. Di Samudera Atlantik

                                                                                   

  • Arus khatulistiwa utara
  • Arus Teluk (gulsstream)
  •  Arus Tanah Hijau Timur atau Greenland Timur
  • Arus Labrador
  • Arus Brasilia
  • Arus Benguela
  • Arus Angin Barat
  • Arus Musim Barat Daya
  • Arus Muson Timur Laut

 

9. Manfaat Gerakan Air Laut :

                                               

      1. Sebagai sarana lalu lintas laut

      2. Arus Laut yang menyusuri pantai dapat menyejukkan iklim di daerah pantai pantai tersebut

      3. Laut yang merupakan tempat pertemuan arus panas dan arus dingin merupakan daerah

           penghasil ikan

      4. Arus laut dapat di amfaatkan untuk pembangkit listrik

      5. Arus laut dapat menyebarkan beberapa jenis tumbuhan.

 

  1. Klasifikasikan Arus Panas dan Arus  DIngin di Dunia dengan memberi tanda chek list (v)

 

No

Nama Arus Laut di Dunia

Arus Panas

Arus Dingin

1

Arus Utara Khatulistiwa (Utara)

 

 

2

Arus Oyashio (Utara)

 

 

3

Arus Khatulistiwa Selatan (Selatan)

 

 

4

Arus Australia Timur (selatan)

 

 

5

Arus Musim Barat Daya

 

 

6

Arus Teluk (gulsstream)

 

 

7

Arus Tanah Hijau Timur atau Greenland Timur

 

 

8

Arus Labrador

 

 

9

Arus Brasilia

 

 

10

Arus Benguela

 

 

11

Arus Angin Barat

 

 

12

Arus Muson Timur Laut