Berkualitas, Berprestasi, Bersinergi 2019 / 2020


TATA SURYA & JAGAD RAYA

Kategori: X-IPS - Kamis, 23 Juli 2015 - dilihat 3261 kali

TATA SURYA DAN JAGAD RAYA

  

A. TATA SURYA

Ahli perbintangan Yunani kuno menganggap bahwa bumi berbentuk bola dan pusat jagad raya adalah bumi.

Pada abad V SM ahli perbintangan Yunani Anaxagoras berpendapat bahwa matahari, bumi dan planet-planet buka sekedar cahaya tetapi merupakan benda padat seperti cahaya.

Pada abad II M ilmuwan Yunani Ptolomeus berpendapat bahwa bulan, matahari, bintang-bintang dan planet diperkirakan melalui jalan jalan yang melingkar sempurna mengelilingi bumi

Pada abad VI M pemikir Yunani Heraclides berpendapat bahwa bumi berputar seperti gasing dan planet-planet berputar mengelilingi matahari.

Pada abad XV ahli perbintangan Polandia Nocolas Copernicus menyatakan bahwa pusat jagad raya adalah matahari, bukan bumi.

Pada abad XVI Johannes Keppler yang berhubungan dengan dengan orbit-orbit berbagai planet.

 1. Galaksi

Benda-benda langit yang bertaburan di angkasa raya, sebenarnya masing-masing terikat pada suatu susunan tertentu. Jika kita lihat dengan mata telanjang dari bumi, benda-benda angkasa tersebut terlihat seperti satu bintang saja. Akan tetapi jika apabila jika dilihat dengan teropong bintang maka benda-benda angkasa tersebut jumlahnya berjuta-juta bintang. Karena jarak yang sangat jauh tampak seperti satu bintang. Karena begitu banyak jauh dan rapat kelihatan seperti kabut saja. Kumpulan benda-benda langit yang jumlahnya jutaan bahkan milyaran itulah yang disebut galaxy.

Jadi galaxy adalah kumpulan bintang, planet, gas, debu, nebula dan benda-benda langit lainnya yang membentuk "pulau-pulau" didalam ruang hampa Jagad Raya.

Menurut Edwin Hubble (1926) galaksi-galaksi di Jagad Raya dikelompokkan menjadi empat bentuk, yaitu elips, spiral, spiral berpalang dan tak beraturan.

  1. Bentuk elips

Galaxy ini meliputi ±18 %. Galaxy ini hampir menyerupai bola kaki sampai pada bentuk yang lonjong.

  1. Bentuk spiral

Galaxy bentuk spiral ±60%. Galaksi ini berbentuk seperti huruf s. yang terdiri atas tiga bagian, yaitu titik pusat, lingkaran bintang dan tumpukan bintang yang selalu mengelilingi titik pusat.

  1. Bentuk spiral berpalang

Galaksi berpalang ±18%. Galaksi ini bentuknya seperti spiral, tetapi di  tengahnya berbentuk seperti bintang. Dari kedua ujung batang keluar lingkaran spiral.

 

  1. Bentuk tak beraturan

Galaksi tak beraturan ±4%. Galaksi ini tidak jelas bentuk atau organisasinya.

Diantara ribuan galaksi  yang ada di Jagad Raya, yang menjadi pusat perhatian antara lain :

  1. Galaksi bima sakti (milky way)

Pada galaksi ini berbentuk spiral dengan diameter kira-kira 100.000 tahu cahaya.

  1. Galaksi Andromeda

Galaksi ini dekat dengan galaksi bima sakti, diameter kira-kira 200.000  tahun cahaya jarak dari bumi kira-kira, 2,2 juta tahun cahaya.

  1. Galaksi Magellan

Galaksi ini berjarak ±10.000 tahun cahaya dari bima sakti, bentuknya elips dan rapat.

  1. Galaksi jauh

Galaksi-galaksi yang terletak lebih dari 10.000 tahun cahaya dari galaksi Bima Sakti.contoh galaksi jauh yaitu galaksi silvery, triangulun dan whirpool.

Ciri-ciri galaksi

  1. Galaksi mempunyai cahaya sendiri bukan cahaya pantulan.
  2. Galaksi-galaksi lainnya dapat terlihat berada diluar galaksi bima sakti.
  3. Jarak antara galaksi satu dengan lainnya jutaan tahu cahaya.
  4. Galaksi-galaksi mempunyai bentuk seperti, elips, spiral dan tak beraturan.

 B. JAGAD RAYA

Jagad Raya adalah semesta yang cukup luas, mencakup berjuta-juta benda angkasa dan beribu-ribu kabut gas atau kelompok nebula.

Di angkasa juga bertaburan bintang-bintang. Bintang adalah benda langit yang memancarkan cahaya dan panas sendiri sebgai akbat dari tingginya suhu. Matahari adalah salah satu contoh bintang.

 Ada tiga tentang terjadinya Jagad Raya

  1. Teori Jagad Raya mengembang

Menurut hasil penelitian dan pengamatan hubble, ditentukan bahwa galaksi-galaksi bergerak saling menjauhi. Hak ini berarti Jagad Raya mengembang menjadi luas.

  1. Teori ledakan besar

Berdasrkan teori Jagad Raya mengembang dahulu galaksi-galaksi pernah berdekatan, mungkin galaksi itu dahulunya berasal dari masa tug al. Dalam keadaan masa tunggal Jagad Raya memiliki suhu dan energi yang sangat besar, maka hanya ledakan besar yang dapat meghancurkan masa tunggal tersebut menjadi serpihan-serpihan sebagai awal Jagad Raya. Teori ini didukung oleh Stephen hawling seseorang ahli fisika teoritis.

  1. Teori keadaaan tetap

Pelopor teori ini adalah Fred Hoyle. Ia berpenapaty bahwa materi baru (hidrogen) diciptakan setiap saat untuk mengisi ruang kosong yag timbul dari pengembangan Jagad Raya. Dalam hal ini Jagad Raya tetap dan akan selalu tampak sama. Namun menurut Stephen Hawling, materi baru yagn dibicarakan Hoyle adalah hivergen (memancar) sehingga teori keadaan tetap harus ditinggalkan.

            Sejalan dengan tiga teori tersebut, muncullah bebrapa anggapan mengenai Jagad Raya dan alam semesta.

  1. Anggapan Antroposetris

Antroposetris (antropot = manusia, centrum = pusat) adalah anggapan yang menatakan bahwa mausia sebagai pusat segala-galanya.

  1. Anggapan geosentri

Geosentri (geo = bumi, centrum = pusat) jadi geosentri adalah anggapan yang menyatakan bahwa bumi adalah pusat alam semesta. Semua benda langit mengelilingi bumi dan semua kekuatan alam berpusat di bumi.

Beberapa ahli pendukung anggapan geosentri adalah Socrates, Plato, Aristoteles, Tales, Anaximander dan Pytagoras.

  1. Anggapan heliosentris

Heliosentris (helios = matahari, centrum = pusat), jadi helosentris adlah anggapan bahwa pusat Jagad Raya adalah matahari.

Beberapa ahli pendukung anggapan heliosentris adalah nicolaus copermicus, bruno, Johanes kepler, Galileo, Isaac Newton.

 

C. Tata Surya

Matahari sebagai pusat peredaran benda-benda berjumlah sembilan yang berada pada jarak tertentu yang disebut planet.

Planet-planet mengelilingi matahari dan juga dikelilingi benda kecil yang disebut satelit.

Planet-planet kecil yang sangat banyak jumlahnya mengitari matahari pada lintasan tertentu disebut asteroid atau planetoida.

Benda angkasa yang bercahaya terang dan mempunyai ekor yang panjang disebut komet.

Benda-benda angkasa disebut stabil mengelilingi matahari karena gaya tarik grafitasi matahari sehingga terbentuk satu kesatuan yang disebut tata surya.

Tata surya kita terdiri dari: matahari, planet, satelit, asteroid, komet, dan materi-materi antar planet.

SELENGKAPNYA SILAHKAN DOWNLOAD FILE BERIKUT....

LATIHAN SOAL TATA SURYA & JAGAD RAYA KLIK DISINI